Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Januari 2015
Seragam sekolah di Indonesia
Jika diamati hampir sekolah di Indonesia menggunakan seragam. Seragam yang digunakan oleh masing masing sekolah berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing sekolah tersebut. Secara umum seragam sekolah di Indonesia dibedakan menjadi dua yaitu seragam standart dan seragam khusus.
1. Seragam standart
a. Baju seragam upacara
Seragam ini terdiri dari atasan dan bawahan yang berwarna putih, topi, dasi, dan ikat pinggang hitam juga sepatu berwaana hitam. Seragam ini digunakan oleh petugas upacara pada hari-hari tertentu.
b. Baju seragam umum
Seragam ini terdiri dari atasan berupa kemeja putih dan bawahannya disesuaikan dengan masing-masing jenjang pendidikan. Misal SD memakai merah putih, SMP memakai biru putih, dan untuk SMA memakai putih abu-abu.
c. Baju seragam pramuka
Seragam pramuka terdiri dari atsan dan bawahan berupa baju pramuka beserta atribut lengkapnya.
d. Baju seragam batik
Seragam batik terdiri dari atasan berupa kemeja batik dan dipadukan dengan bawahan yang senada tergantung ketentuan sekolah masing-masing.
2. Sragam Khusus
a. Seragam jurusan
Seragam jurusan dimiliki oleh sekolah kejuruan yang biasanya digunakan untuk praktikum. Misal siswa SMK jurusan teknik kendararaan rigan memakai seragam khusus saat PKL di bengkel.
b. Seragam olahraga
Seragam oahraga terdiri dari atasan berupa kaos dan bawahan berupa trening.
Artikel menarik lainnya :
latar belakang masalah pendidikan karakter
makalah pendidikan karakter di indonesia
artikel pendidikan karakter anak
implementasi pendidikan karakter di sd
materi pendidikan karakter bangsa ppt
pendidikan karakter anak
bahasa jepang buku
Jumat, 23 Januari 2015
Pola Aliran Sungai
1. Pola aliran sungai dendritik.
Adalah pola aliran sungai yang menyerupai percabangan sebuah batang pohon. Pola aliran sungai dendritik banyak ditemui di dataran rendah , daerah pantai maupun daerah plato.
2. Pola aliran sungai paralel
Adalah pola aliran sungai yang cenderung sejajar. Pola aliran sungai paralel banyak dijumpai diwilayah perbukitan.
3. Pola aliran sungai annular.
Adalah pola aliran sungai yang menyebar secara radial. Pola aliran sungai annular dimulai dari tempat yang tinggi yang menuju hilir kemudian menyatu menjadi satu aliran.
4. Pola aliran sungai rectangular.
Adalah pola aliran sungai yang dibentuk oleh cabang-cabang sungai yang cenderung berkelok kelok kemudian menyambung dan membentuk sudut tegak lurus dan berliku-liku. Pola aliran sungai rectangular ditemui pada daerah berbatu.
5. Pola aliran sungai trellis (pola trail pagar)
Adalah pola aliran sungai yang bmemanjang. Pola aliran sungai trellis ditemui pada daerah bebatuan yang memiliki kemiringan tinggi.
6. Pola aliran sungai radial (pola aliran menyebar)
Adalah pola aliran sungai yang arahnya menyebar ke segala arah. Pola aliran sungai radial ditemui pada daerah pegunungan yang mengerucut.
7. Pola aliran sungai multi-basinal (pola aliran sungai memusat)
Adalah pola aliran sungai yang memusat pada suatu tempat atau lahan tertentu. Pola aliran sungai multi-basinal ditemui pada daerah cekungan seperti daerah dolina.
Artikel menarik lainnya :
hukum newton dan penerapannya
zat dan wujudnya fisika
sifat cahaya bergerak lurus
sifat pemantulan cahaya pada cermin datar
pembiasan cahaya pada prisma adalah
cara menggambar pemantulan cahaya pada cermin cekung
jenis cacat mata dan gambarnya
Senin, 19 Januari 2015
Jenis-jenis Puisi Lama
Puisi di definisikan sebagai pegungkapan ide maupun perasaan yang bersifat emosional dan ditulis dengan memperhatikan efek keindahan. Jenis puisi dibedakan menjadi puisi lama dan puisi baru. Untuk kali ini hanya akan di bahas mengenai puisi lama.
Puisi lama merupakan puisi yang ditulis dengan memperhatikan aturan-aturan tertentu. Berikut jenis-jenis puisi lama :
1. Mantra
Merupakan ucapan yang dipercaya memiliki kekuatan ghaib.
2. Pantun
Merupakan puisi lama dengan ciri khas bersajak abab dan terdiri dari empat baris.
3. Karmina
Disebut juga pantun pendek atau pantun kilat.
4. Seloka
Merupakan pantun barkait.
5. Syair
Merupakan puisi lama yang bersajak aaaa dan terdiri dari empat baris. Biasanya mengandung nasihat.
6. Gurindam
Merupakan puisi lama
yang terdiri dua bait dan bersajak aa, biasanya mengandung nasihat
7. Talibun
Merupakan pantun yang baitnya genap.
Merupakan pantun yang baitnya genap.
Kamis, 15 Januari 2015
Gaya Belajar Kinestetik
Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar dimana seseoranglebih mudah menyerap informasi yang berkaitan dengan gerakan fisik.
Ciri-ciri pembelajar kinestetik, di antaranya
1. Selalu berorientasi pada gerakan fisik 2. Berbicara pelan-pelan
3. Memperhatikan gerakan fisik
4. Suka memanfaatkan berbagai media untuk belajar
5. Menyentuh orang lain untuk mencuri perhatian mereka
6. Selalu berdiri dekat dengan lawan bicaranya
7. Lebih suka belajar praktikum daripada teori
8. Lebih mudah menghafal dengan berjalan ataupun melihat
9. Selalu menggunakan jari tangan untuk menunjuk ketika sedang membaca
10. Selalu menggunakan isyarat tubuh
11. Tidak bisa duduk diam dalam waktu lama
12. Menyukai buku-buku cerita
13. Tulisannya cenderung jelek
14. Berkeinginan besar untuk melakukan sesuatu hal
15. Sangat menyukai olahraga dan permainan.
Artikel menarik lainnya :
belajar menulis novel untuk pemula
belajar matematika dasar
hukum pascal dan penerapannya
soal tekanan hidrostatis dan pembahasannya
belajar menulis artikel blog
belajar menulis arab pdf
belajar menulis angka dengan titik
Senin, 12 Januari 2015
Kecerdasan Kinestetik-Jasmani ( Body Smart)

Ciri-ciri Kecerdasan Kinestetik-Jasmani :
1. Selalu bergerak gerak ketika sedang duduk
2. Selalu merasa perlu untuk menyentuh sesuatu yang sedang dipelajari
3. Terlibat dalam kegiatan fisik, seperti bersepeda, berenang, hiking, maupun permainan skateboard
4. Memiliki ketrampilan dalam bidang kerajina tangan, menjahit, mengukir, memahat dan kerajinan kayu
5. Selalu berprestasi salam bidang olahraga baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya
6. Menyukai lari, gulat, dan melompat
7. Suka membongkar benda – benda kemudian menyusunnya kembali
8. Sangat lihai untuk menirukan kebiasaan, dan perilaku orang lain
9. Sangat menikmati kegiatan yang kotor kotor seperti bermain tanah liat, melukis dab
Artikel menarik lainnya :
peluang usaha daerah surabaya
peluang usaha di medan 2014
peluang usaha neng jogja
peluang usaha kuliner bandung
peluang usaha bisnis mainan anak
peluang reseller sepatu
peluang kerjasama usaha di bandung
Rabu, 12 November 2014
Kelebihan Pada Pembelajaran E- Learning
Pembelajaran secara elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-learning menaawarkan banyak keuntungan bagi para penggunanya. Kelebihan dalam pembelajaran elearning
1. Pada pembelajaran eleraning anda dapat mempersingkat waktu pembelajaran, hal ini akan membuat biaya pembelajaran akan menjadi lebih ekonomis.
2. Dapat mempermudah interaksi antara siswa dengan bahan atau materi pembelajaran atau interaksi siswa dengan siswa lain.
3. Para siswa dapat saling bertukar informasi serta dapat mengakses materi setiap waktu dan berulang.
4. Dalam pembelajaran elearning ini membuat kehadiran guru tidaklah mutlak diperlukan dalam proses pembelajaran.
5. Guru akan lebih mudah untuk dapat melakukan pembaharuan dalam materi-materi pembelajaran
6. Membuat siswa menjadi lebih aktif
7. Dapat meningkatkan pemahaman siswa, karena mereka dalam mengulang berkali-kali dan kapan saja.
Itulah kelebihan yang ada pada pembelajaran elearning. Semoga dapat dimanfaatkan.
Artikel menarik lainnya :
1. Pada pembelajaran eleraning anda dapat mempersingkat waktu pembelajaran, hal ini akan membuat biaya pembelajaran akan menjadi lebih ekonomis.
2. Dapat mempermudah interaksi antara siswa dengan bahan atau materi pembelajaran atau interaksi siswa dengan siswa lain.
3. Para siswa dapat saling bertukar informasi serta dapat mengakses materi setiap waktu dan berulang.
4. Dalam pembelajaran elearning ini membuat kehadiran guru tidaklah mutlak diperlukan dalam proses pembelajaran.
5. Guru akan lebih mudah untuk dapat melakukan pembaharuan dalam materi-materi pembelajaran
6. Membuat siswa menjadi lebih aktif
7. Dapat meningkatkan pemahaman siswa, karena mereka dalam mengulang berkali-kali dan kapan saja.
Itulah kelebihan yang ada pada pembelajaran elearning. Semoga dapat dimanfaatkan.
Artikel menarik lainnya :
Selasa, 04 November 2014
Kelebihan dari Multimedia Pembelajaran
Dalam penggunaannya multimedia pembelajaran memiliki beberapa kelebihan bila dibandingkan media pembelajaran yang lain.
Berikut adalah kelebihan dari multimedia pembelajaran :
1. dapat menampilkan dalam bentuk perbesaran dari benda yang sangat kecil atau tidak tampak dengan mata. Contohnya bakteri, elektron, kuman serta benda-benda kecil yang lainnya.
2. Selain memperbesar benda multimedia pembelajaran juga dapat memperkecil benda-benda yang berukuran sangat besar, yang tentu saja tidak memungkinkan untuk di hadirkan di dlam kelas. Contohnya matahari, rumah, gajah dan lain sebagainya
3. Dapat menyajikan benda maupun peristiwa yang kompleks, berlangsung sangat cepat atau lambat dan juga rumit. Contohnya sistem peredaran darah, peredaran planet, proses bekerjanya suatu mesin, dan lain sebagainya
4. Dapat menyajikan peristiwa yang letaknya jauh. Contohnya salju, bulan, bintang, dll
5. Dapat menyajikan peristiwa ataupun benda yang berbahaya. Contohnya meletusnya gunung berapi, hewan beracun dan lain sebagainya.
6. Dapat meningkatkan antusias serta perhatian siswa.
Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda.
Baca juga artikel berikut :
kelebihan serta kekurangan sistem pembelajaran di tanah air
Berikut adalah kelebihan dari multimedia pembelajaran :
1. dapat menampilkan dalam bentuk perbesaran dari benda yang sangat kecil atau tidak tampak dengan mata. Contohnya bakteri, elektron, kuman serta benda-benda kecil yang lainnya.
2. Selain memperbesar benda multimedia pembelajaran juga dapat memperkecil benda-benda yang berukuran sangat besar, yang tentu saja tidak memungkinkan untuk di hadirkan di dlam kelas. Contohnya matahari, rumah, gajah dan lain sebagainya
3. Dapat menyajikan benda maupun peristiwa yang kompleks, berlangsung sangat cepat atau lambat dan juga rumit. Contohnya sistem peredaran darah, peredaran planet, proses bekerjanya suatu mesin, dan lain sebagainya
4. Dapat menyajikan peristiwa yang letaknya jauh. Contohnya salju, bulan, bintang, dll
5. Dapat menyajikan peristiwa ataupun benda yang berbahaya. Contohnya meletusnya gunung berapi, hewan beracun dan lain sebagainya.
6. Dapat meningkatkan antusias serta perhatian siswa.
Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda.
Baca juga artikel berikut :
kelebihan serta kekurangan sistem pembelajaran di tanah air
Jumat, 31 Oktober 2014
Gaya Belajar Siswa
Gaya belajar adalah cara seseorang dalam menerima hasil belajar dengan tingkat penerimaan yang maksimal jika dibandingkan dengan cara belajar yang lain. Pada dasarnya gaya belajar tiap orang merupakan perpaduan dari beberapa gaya belajar.
Secara umum gaya belajar dikelompokan menjadi tiga jenis yaitu :
a. Gaya belajar visual
Gaya belajar ini lebih cenderung dengan menggambarkan atau memvisualkan informasi dengan bentuk grafik, diagram, peta, flowchart dan juga bentuk simbol visual.
b. Gaya belajar aural atau auditory learning
Gaya belajar model ini lebih mendengarkan informasi yang diterima. Siswa dengan gaya belajar ini lebih menyukai metode ceramah atau tutorial
c. Gaya belajar kinetik
Gaya belajar ini lebih mengarah pada pengalaman dan juga latihan. Gaya belajar ini lebih menyukai demonstrasi, video, simulasi, serta film dari pelajaran yang sesuai dengan aslinya, dalam bentuk studi kasus.
Itulah tiga jenis gaya belajar yang ada pada siswa.
Artikel menarik lainnya :
motivasi pembelajaran untuk siswa
Secara umum gaya belajar dikelompokan menjadi tiga jenis yaitu :
a. Gaya belajar visual
Gaya belajar ini lebih cenderung dengan menggambarkan atau memvisualkan informasi dengan bentuk grafik, diagram, peta, flowchart dan juga bentuk simbol visual.
b. Gaya belajar aural atau auditory learning
Gaya belajar model ini lebih mendengarkan informasi yang diterima. Siswa dengan gaya belajar ini lebih menyukai metode ceramah atau tutorial
c. Gaya belajar kinetik
Gaya belajar ini lebih mengarah pada pengalaman dan juga latihan. Gaya belajar ini lebih menyukai demonstrasi, video, simulasi, serta film dari pelajaran yang sesuai dengan aslinya, dalam bentuk studi kasus.
Itulah tiga jenis gaya belajar yang ada pada siswa.
Artikel menarik lainnya :
motivasi pembelajaran untuk siswa
Senin, 27 Oktober 2014
Pengertian Model Pembelajaran
Banyak yang memaknai model sebagai konsep atau objek yang dimanfaatkan dalam mempresentasikan sesuatu. Sesuatu ini sifatnya nyata untuk dikonversi ke dalam suatu bentuk yang lebih komperehensif lagi. Dari ilustrasi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran merupakan kerangka konseptual untuk menggambarkan prosedur yang tersusun secara sistematis untuk mengaplikasikannya ke dalam pengalaman belajar demi mencapai suatu tujuan belajar yang memiliki fungsi atau peran sebagai pedoman dalam mendesain pembelajaran dan para guru dalam menyusun rencana proses pembelajaran.
Secara umum makna yang terkandung dalam model pembelajaran memiliki sebuah pemahaman atau arti yang lebih luas jika dibandingan dengan metode, strategi dan prosedur. Ada empat ciri dalam model pembelajaran yaitu:
1. Pencipta atau pengembang menyusun model pembelajaran secara rasional, teoritis, dan logis.
2. Landasan pemikiran mengenai cara belajar siswa
3. Tingkah laku atau sikap dalam mengajar
4. Untuk mencapa tujuan diperlukan lingkungan belajar yang baik dan kondusif
5. Model pembelajaran dapat dikatakan baik apabila memiliki ciri-ciri pembelajaran di atas
Selain ciri-ciri diatas model pembelajaran dikatakan baik jika memenuhi criteria: shaih (valid), praktis, dan efektif.
Secara umum makna yang terkandung dalam model pembelajaran memiliki sebuah pemahaman atau arti yang lebih luas jika dibandingan dengan metode, strategi dan prosedur. Ada empat ciri dalam model pembelajaran yaitu:
1. Pencipta atau pengembang menyusun model pembelajaran secara rasional, teoritis, dan logis.
2. Landasan pemikiran mengenai cara belajar siswa
3. Tingkah laku atau sikap dalam mengajar
4. Untuk mencapa tujuan diperlukan lingkungan belajar yang baik dan kondusif
5. Model pembelajaran dapat dikatakan baik apabila memiliki ciri-ciri pembelajaran di atas
Selain ciri-ciri diatas model pembelajaran dikatakan baik jika memenuhi criteria: shaih (valid), praktis, dan efektif.
Tambah wawasan anda dengan membaca artikel berikut:
Langganan:
Postingan (Atom)







